Aopok.com - Bagi pembaca yang sudah pernah membaca “Kisah Kasih dengan Gadis Misterius” bagian pertama ini bisa di leawti saja. Bagi yang baru kenal, silakan membaca dari awal. Selamat menikmati petualangan masa mudaku.
Setiap menaiki tanjakan setelah pertigaan Kaliwiru, daerah Semarang atas, aku pasti menoleh ke kiri melihat sebuah bangunan sekolah kejuruan terkenal. Dulu di sekolah itu ada asrrama guru Hatiku berdesir, teringat waktu masih tinggal di situ. Ada kisah kasih yang sulit dilupakan. Sekarang asrama guru itu sudah dirombak jadi kelas, karena muridnya terus bertambah. Tak ada bekas dan prasasti, tinggal kenangan mendalam di hati.
Seharusnya asrama guru itu untuk guru muda yang masih bujangan. Tapi ada tiga kamar yang dihuni oleh sebuah keluarga. Keluarga Pak Warno, Guru senior yang dapat fasilitas Yayasan tinggal di asrama. Pak Warno memang ganteng, tapi kecil dan item, sedangkan Bu Warno berperawakan tinggi besar, putih dan cantik. tetapi yang jadi bunga asrama bukan Bu Warno, melainkan kedua adik kembarnya.
Dua cewek ABG itu seperti Bu Warno kakaknya, mereka lebih cantik dan jauh lebih muda. Mereka berdua menepati sebuah kamar yg berbatasan dengan jalan tembus ke gedung sekolah. Mereka duduk di kelas 3 SMP DS yang nerupakan SMP favorit di Semarang. Jadi usia mereka baru 15 tahun. Mereka ikut Mbak Sri (isteri Pak Warno) karena di Blora, belum ada SMP yg baik.
Di meja makan, topik dan menu pokok gossip penghuni asrama pasti tentang si kembar. Maklumlah mereka adalah guru-guru yang masih muda.. Ternyata meskipun kembar, watak mereka sangat berbeda. Tubuh dan wajah memang mirip dan sulit dibedakan, tetapi, watak dan sifat sangat berlainan. Yang luwes bergaul, periang dan selalu tampil seksi itu Devi.Lengkapnya Devi Monalisa. Rambutnya yang kemerahan itu pas dengan kulitnya yang putih.
Rambut itu diurai ke depan untuk menyembunyikan kemontokan buah dadanya. Sehingga terlihat tengkuknya yang putih mulus. Kalau sedang mencuci pakaian, hanya ber celana pendek, pahanya yang putih dibiarkan menjadi santapan mata para penghuni asrama. Kaosnya yang basah kena cipratan air cucian, membuat cetakan jelas dari buah dadanya yang bulat padat. Putingnya tampak menonjol dibalik kaos putihnya yang basah. Hidung dan dagunya runcing apik.
Artikel Terkait
Kalau tersenyum dagunya semakin panjang, bibir tipisnya yang merah asli itu tak bisa lagi menutupi sebaris giginya yang rapi. Senyum yang sangat menawan. Sedangkan Dewanti Monalisa, yang biasa dipanggil Lisa, pemalu, tertutup Cantiknya sama, Ya iyalah, kan kembar? Tetapi Lisa punya sedikit kekurangan. Mukanya berjerawat. Mungkin karena ia jerawatan lalu jadi pemalu. Jerawatnya hanya satu dua, tetapi selalu hadir setia di wajahnya yang cantik dan sendu itu. Jarang sekali Lisa keluar kamar. Tak pernah dia terlihat mencuci pakaian. Paling hanya angkat jemuran, dibawa masuk kamar, nggak keluar-keluar lagi. Lanjut baca!

0 Response to "Wow Anal Ku Jadi Perangkap Pak Guru"
Posting Komentar