Explore Zona Dewasa

Heboh! Kencan dan Anal Sex dengan adikku janie

Aopok.comKami tinggal didaerah pedesaan 18 km dari kota. Tidak ada trayek bus yang bisa menjangkau daerah kami. Sebenarnya tinggal di desa tidak terlalu jelek, karena daerah kami juga memiliki fasilitas penunjang perekonomian yang cukup lengkap. Sehingga kami bisa tinggal cukup nyaman.

Permasalahan yang mungkin masih ada hanyalah kehidupan sosial. Kami jarang saling kunjung-mengunjungi sesama teman-teman sekolah karena kesulitan transportasi, dan rumah tetangga kami juga saling berjauhan letaknya sehingga hubungan anak-anak pun tidak terlalu rapat.


Aku dan adikku Janie yang usianya hanya selisih 2 tahun, sudah terbiasa hidup menyendiri. Karena kebetulan usia kami juga sebaya, maka teman-temanku pun juga sama dengan teman-temannya, sehingga hubungan kami pun menjadi semakin dekat, bukan hanya sebagai adik-kakak.

Janie yang saat ini berusia 16 tahun, tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang sangat cantik. Lekukan tubuhnya nyaris sempurna, pinggul dan dadanya meskipun tidak terlalu besar, tapi tampak padat dan indah sekali. Banyak temanku laki-laki yang memujinya sebagai gadis yang cantik dan sexy sekali.
Meskipun hubungan kami berdua sangat rapat, tapi kami berdua tidak pernah menyinggung masalah sexual. Aku tidak pernah melihat tubuhnya telanjang sejak 4-5 tahun terakhir. Kami juga tidak pernah main ‘dokter-dokteran’ atau yang semacam itu. Bahkan kami juga tidak pernah membicarakan masalah sex, sehingga aku nggak pernah tahu seberapa pengetahuannya ataupun apa yang dipikirkannya. Aku juga tidak pernah melihat Janie berhubungan terlalu dekat dengan teman laki-lakinya. Sehingga aku yakin bahwa sampai saat ini dia masih perawan.

Demikian pula aku, aku tidak pernah menyentuh bagian sexual tubuh seorang gadis. Aku belum pernah melihat bentuk buah dada atau vagina seorang gadis, kecuali gambar-gambar di majalah. Aku terkadang juga memimpikan melihat dan meraba tubuh telanjang seorang gadis, khususnya saat aku sedang melakukan onani. Dan hanya sebatas itu pula pengalamanku tentang masalah sexual.

Situasi ini berlangsung sampai suatu hari kedua orang tua kami pergi ke kota untuk ber-week end dan sekalian melayat teman dekat ayahku yang meninggal, sehingga harus meninggalkan rumah 3 hari. Karena kami memiliki banyak binatang peliharaan maka tidak mungkin kami pergi semua. Untuk itu aku ditugaskan untuk tetap tinggal dirumah merawat binatang peliharaanku. Ketika Janie tahu aku tidak ikut pergi, maka dia pun memilih tetap tinggal di rumah pula. 



Dan akhirnya ayah-ibuku setuju dengan syarat kita berdua tidak boleh pergi kencan dengan teman-teman kami selama mereka pergi. Tapi mereka setuju kalau aku nonton film di drive-in, asal mengajak Janie sekalian. Akhirnya ayah dan ibu berangkat hari jum’at pagi, bersama kami berangkat kesekolah.
Setelah pulang sekolah aku dan Janie tiba dirumah dengan menumpang bus sekolah. Setelah itu aku segera ke gudang menyiapkan makanan buat binatang-binatang peliharaan kami, membersihkan kandang ayam dan lain-lain. Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Heboh! Kencan dan Anal Sex dengan adikku janie"

Posting Komentar